WHAT'S NEW?
Loading...

10 Jenis Linux Untuk Kegiatan Hacking


Distro Linux (singkatan dari distribusi Linux) adalah sebutan untuk sistem operasi komputer dan aplikasinya, merupakan keluarga Unix yang menggunakan kernel Linux. Distribusi Linux bisa berupa perangkat lunak bebas dan bisa juga berupa perangkat lunak komersial seperti Red Hat Enterprise, SuSE, dan lain-lain.

 
Kegiatan hacking tidak bisa berjalan dengan lancar tanpa bantuan suatu alat. Salah satunya adalah Operating Sistem. Operating Sistem sangatlah berperan penting dalam kegiatan hacking, yang tak lepas juga dengan pelaku hacking atau biasa disebut hacker yang profesional. Para hacker profesional atau pendatang baru mungkin menggunakan konsep dan kode program yang berbeda-beda ketika meretas, namun ternyata sistem operasi yang paling banyak digunakan oleh mereka adalah OS berbasis Linux

Berikut adalah sepuluh Distro Linux Untuk Kegiatan Hacking.



Kali Linux merupakan salah satu sistem operasi linux yang paling populer dan paling banyak digunakan oleh para hacker profesional. OS ini merupakan reinkarnasi dari BackTrack, sebuah distro Linux yang dibuat khusus untuk keperluan penetration dantesting sebuah sistem keamanan komputer. Kelebihan Kali Linux di antaranya adalah tool-tool yang digunakan selalu diperbaharui.



Sebelum ada Kali Linux, Backtrack adalah sistem operasi yang sangat digemari oleh para hacker. Backtrack ini memiliki tool yang dapat mendukung proses hacking, dengan cakupan yang luas mulai dari scanning,enumerationexploitationforensicsreverse engineeringwireless hacking, dan lainnya. Sayangnya OS ini sudah tidak dikembangkan lagi oleh pembuatnya.


3. Nodezero



Nodezero juga merupakan sebuah sistem operasi lengkap untuk hacking yang berbasiskan Ubuntu, yang digunakan untuk pengujian penetrasi secara teratur. NodeZero menggunakan repositori Ubuntu sehingga sistem kita akan selalu up to date.
Dalam NodeZero ada sekitar 300 tool untuk uji penetrasi dan mengatur pelayanan dasar yang dibutuhkan dalam pengujian penetrasi.





BackBox merupakan distro Linux berbasis Ubuntu yang digunakan untuk keperluan hacking. Menurut para pengembangnya, OS ini dibuat untuk pengujian penetrasi agar lebih mudah dilakukan. Sistem operasi ini memiliki banyak sekali tool-tool penetrasi yang biasa digunakan untuk penetrasi kedalam sistem, komputer forensik, sniffing, eksploitasi dan masih banyak lagi.





Blackbuntu adalah distro linux lainnya yang biasa digunakan untuk uji penetrasi seperti backtrack.
Sama seperti BackTrack, BlackBuntu juga banyak menyediakan tool/alat keamanan dan penetrasi seperti Mengumpulkan Informasi, Pemetaan Jaringan, Kerentanan Identifikasi, Penetrasi, Privilege Eskalasi, Mempertahankan akses, Analisis Jaringan.





Distro linux yang satu ini berfokus pada penyerangan situs website menggunakan. Para pengembangnya telah menyertakan empat langkah kedalam distribusi yaitu pengintaian, including, pemetaan atau mapping, serta ekploitasi.





Parrot Security Os adalah sistem operasi Linux yang user-friendly dan dibuat untuk uji penetrasi dan membantu mereka dalam reverse engineering, komputer forensik , kriptografi, anonimitas, dan aspek lain dari etical hacker.
Sistem Operasi ini merupakan gabungan dari OS GNU/Linux berbasis Debian yang dikombinasikan dengan FrozenBox OS serta Kali Linux yang bertujuan untuk memberikan pengalaman terbaik dan powerful saat melakukan penetrasi dan juga mengetes keamanan dalam suatu sistem. Parrot-Sec OS juga biasanya digunakan oleh para pakar keamanan IT. Parrot-Sec Security memiliki tool yang cukup lengkap dengan desktop MATE sebagai tampilan default-nya.

8. Pentoo



Pentoo adalah salah satu sistem operasi linux untuk hacker yang berbentuk Live CD. Distro ini dibuat untuk pengujian keamanan dan didasarkan pada Gentoo yang disertai dengan tool untuk hacking seperti Backported WiFi stack, XFCE4 dan lain sebagainya. Anda hanya perlu membuat USB bootable untuk menjalankan Pentoo dan tidak ada persyaratan khusus untuk menginstalnya.





Distribusi linux ini menggunakan lingkungan desktop dari Flufbox dan sangat cocok untuk WiFi hacking karena linux ini dilengkapi dengan banyak sekali alat wireless nya. Distro ini berbasis Debian-Squeeze yang memiliki tool seperti penyerangan WiFi, eksploitasi Cisco, injek SQL, Bluetoots dan lain sebagainya.




Setelah Weakerthan, ini mungkin distribusi pertama yang berbasiskan OS Debian. Dan distro linux ini berisi gudang dengan 300 amunisi berupa alat keamanan, pengujian penetrasi, pengujian keamanan, sistem dan admin jaringan, investigasi forensik.


0 comments:

Post a Comment